Apakah berbohong itu netral dalam segi etis?
Saya sendiri masih agak bingung dengan pernyataan tersebut. yap, yang dimaksud netral dalam segi etis adalah perbuatan manusia yang bukan baik, bukan juga yang buruk. Pernyataan ini saya dengar dari seseorang yang mengaku sudah berpendidikan tinggi. Saya agak tidak mengerti kenapa beliau bisa bilang bahwa berbohong itu netral? jadi ceritanya ada 2 jawaban yang jadi polemik, saya dan beberapa orang mengatakan bahwa sesuatu yang netral dari segi etis adalah LUPA, tapi tetap saja pendapat itu disalahkan. Sebenarnya artikel ini dibuat bukan untuk membuktikan siapa yang benar atau pun siapa yang salah, yang ingin saya tekankan adalah kurang tepat jika dibilang berbohong adalah suatu perbuatan yang netral dalam segi etis.
Saya jadi berfikir, bagaimana kalau ini agak diperluas konteksnya? seperti mencontek, korupsi, dll? Seperti yang kita ketahui, mencontek menurut saya juga adalah perbuatan berbohong, berbohong kepada diri sendiri dan orang lain (dalam hal ini bisa dosen atau bahkan orang tua), lalu korupsi yang notabene juga perbuatan membohongi rakyat, mark up, memanipulasi anggaran demi mendapatkan keuntungan pribadi ataupun golongan. Menurut saya itu semua adalah berbohong, lantas apakah itu semua netral dalam segi etis? atau singkatnya bukan perbuatan yang buruk? dengan tegas saya bilang, itu semua adalah perbuatan yang tercela, bukan netral.
Saya jadi ingat ucapan teman saya, jika jawaban kita berbeda dengan jawaban seseorang yang merasa lebih pintar dari kita, pasti pendapat kita akan di judge salah. Disini kita tidak membicarakan siapa yang lebih pintar, seorang professor atau dosen pun menurut saya bukannya tidak mungkin melakukan kesalahan, adalah pribadi yang berjiwa besar dan akan sangat dihormati orang banyak jika dia bisa mengakui kesalahan lalu meralat nya dan bisa menghargai pendapat orang lain.
Berarti apakah guru-guru saya selama ini salah mengajarkan saya? guru saya selalu menekankan berbohong adalah perbuatan yang tercela, orang tua kita saat kita kecil juga selalu menekankan kepada kita “Dek, jujur sama mama, jangan bohong, itu tidak baik, dosa…” mana yang benar?
Regards
