Spanduk Larangan merokok di Univ. Budi Luhur
Sabtu, 15 Mei 2010 ketika saya datang ke kampus untuk mengikuti kuliah Oracle PL/SQL, ada pemandangan yang tidak biasa di depan rektorat, saya melihat spanduk yang bertuliskan larangan untuk merokok di univ. Budi Luhur, tapi hanya terbatas di ruang kelas/kantor dan di teras kelas/kantor. Spanduk semacam ini juga terdapat di lapangan utama kampus, berarti lingkup merokok bagi mahasiswa agak dipersempit mungkin di taman, kantin belakang, dan lounge-lounge mahasiswa yang telah disediakan oleh pihak kampus.

Tentunya saya sangat mendukung atas apa yang dilakukan pihak kampus, karena akan melahirkan solusi win-to-win bagi yang merokok dan tidak merokok, kebetulan saya tidak merokok, sampai sekarang saya belum pernah mencoba satu batang pun. Yah, kebetulan beberapa tahun yang lalu saya pernah didiagnosa bahwa paru-paru saya kotor, karena ada salah satu anggota keluarga saya yang merokok. Sejak saat itu saya enggan mendekat jika ada orang yang merokok. Kapok, ratusan ribu rupiah terbuang karena tiap hari harus minum obat rutin dan tiap minggu cek ke dokter. Tapi ya alhamdulillah sekarang sudah sembuh total.
Terlepas dari aturan yang ketat, tidak akan bisa berjalan maksimal jika tidak dibarengi dengan pengawasan yang ketat pula, setahu saya jika tidak salah, kita di larang merokok di sekolah, angkutan umum, rumah sakit, instansi pemerintah lainnya. Tapi nyatanya? bisa anda terka sendiri, hehe…saya bukannya tidak suka jika melihat ada orang yang merokok, karena anggota keluarga saya banyak yang merokok, tidak keberatan sama sekali jika ada teman saya yang merokok, karena kita sudah besar, tau mana yang baik dan mana yang buruk.

Sekali lagi, terlepas dari ketat atau tidaknya pengawasan di Universitas Budi Luhur tentang larangan ini, setidaknya ini patut di apresiasi.
Regards

dulu waktu kecil gw juga paru2 kotor.
tapi gak tau dah sekarang. uda gak ngecek lagi. hhe
[Reply]
Kus Andriadi Reply:
May 17th, 2010 at 19:08
woogh, jaga kesehatan hay..:P
[Reply]